RSS Feed

...dalam lemah yang bertambah2

image

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu” (QS. Lukman: 14).

 

Setiap ibu yang pernah hamil, tentulah pernah merasakannya. Bagi ibu yang belum pernah merasakan hamil, semoga Allah berkenan bersegera ‘mempernahkan’, merasakan kehamilan yang indah itu. Ya, indaaaaah, meski mungkin Ibunda akan mengalami lemah yang bertambah-tambah.

 

Dari sisi nutrisi, Ibu lah yang bertanggungjawab memenuhi kebutuhan buah hati, melalui asupan makanan. Bahkan, jika kurang, ibu pun rela menyerahkan cadangan nutrisinya, kalsium misalnya, untuk tumbuh kembang buah hati. Dari sisi emosi, perubahan hormonal yang mengikuti kehamilan, terkadang membuat sisi psikologis calon ibu turut bergolak. Dari sisi fisik, melawan gaya gravitasi bagi buah hati di rahimnya tentu bukanlah perkara mudah. Apalagi tatkala kehamilan telah beranjak menua. Aaaah…indahnya perjuangan itu.

 Hanya keikhlasan, semangat dan daya juang yang kuat, plus ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesehatan kehamilan, yang akan membawa Ibunda kuat bertahan, bahkan bahagia, gembira dan bersukacita menjalaninya.

O iya, ada satu lagi yang semestinya menjadi penguat di kala lemah, pendukung di kala lelah, pengobat di kala sakit, penghibur di kala derita, pun penjaga di kala apaaaa saja.

Siapa dia? Ya, dialah sosok yang semestinya bertanggungjawab atas hamilnya seorang wanita (Maaf, saya lebih suka menggunakan kata wanita, bukan perempuan. Bagi saya, kata wanita jauuuuh lebih anggun ketimbang perempuan dengan kesan kuatnya, meskipun sama2 mulia. Ini subjektif siih).

Siapa dia??? Dia adalah sosok yang kepadanya seorang perempuan menyerahkan nyaris segalanya, memasrahkan semua miliknya, untuk saling dijaga dan dipandu menuju ridha Tuhan.

Siapa dia? Dia adalah seseorang yang kepadanya indahnya cinta terpersembahkan.
Siapa dia? Dia adalah seseorang yang kepadanya orang tua wanita itu memasrahkan kehidupan puterinya.

Siapa dia? Ah, kayak kuis aja….

Semoga dia adalah suami yang telah berjanji dihadapan Tuhan dengan perjanjian yang teramat kokoh, mitsaqon ghalidza bernama pernikahan.

 Alangkah beruntung para wanita yang dianugerahi Tuhan seorang suami yang menjaga kemuliaannya. Termasuk tatkala seorang isteri tengah mengandung buah cinta mereka. Mengandung seorang calon anak manusia, investasi terbesar bagi orang tua, yang kelak akan dimintakan pertanggungjawaban oleh Tuhan.

Namun alangkah meruginya wanita, jika laki2 yang membuahi sel telurnya adalah sosok yang telah memperdayanya, menipu cintanya, mengoyak masa depannya. Na’udzubillah. Semoga Tuhan menjauhkan keluarga, saudara, sanak kerabat, dari menjadi korban kebiadaban laki2 bejat yang tidakbertanggungjawab. Ingat, kebejatan terjadi bukan sekedar karena adanya niat, tapi juga kesempatan, kebodohan, serta ketidakcermatan wanita dalam memilih calon pasangan dan kawan bergaulnya.

 Bagi yang tengah mencari calon ayah, papah, abi, bapak bagi calon buah hati, pastikan ia menjadi yang terbaik tidak hanya untuk dirinya, tapi juga untuk isteri, anak, dan keluarga besar semuanya….

 Menjadi seorang suami dengan isteri yang tengah mengandung itu gampang2 susah. Tapi, apapun, bagaimanapun, dan mengapapun, calon ibunda dari calon buah hati kita harus diperlakukan dengan sebaik2 perlakuan, semulia-mulia perkataan, dan sehebat2 pengorbanan. Bukan sekedar atas nama cinta barangkali, tetapi atas nama pertanggungjawaban atas apa yang telah Tuhan amanahkan. Karena sesungguhnya, perlakuan kita atas diri pasangan kita akan berpengaruh terhadap kondisi buah hati yang berada di rahimnya.

 O, iya, ada petuah bijak nih dari  Mr. Bendri Jaisyurrahman.  Asyik juga dibaca dan diresapi sambil ngopi….(boleh saya tuliskan ya, dengan sedikit editing)

 MARI GEMBIRAKAN IBU HAMIL

1. Sudah menjadi resep dari zaman ke zaman bahwa generasi unggul bermula dari kepedulian terhadap bayi saat dalam kandungan

2. Ibu yang hamil dalam keadaan gembira melahirkan bayi dengan kualitas otak yang sempurna

3. Sebaliknya, ibu yang hamil dalam keadaan stress akan melahirkan bayi yg tidak beres

4. Tugas utama suami adalah menggembirakan istri di saat hamil. Disinilah peran ayah dimulai secara riil

5. Masyarakat pun harus turut serta. Sebab kelak akan muncul ilmuwan hebat dari rahim ibu yang hamil gembira. Manfaatnya utk kita semua

6. Jika masyarakat cuek bahkan zholim kepada ibu hamil, dampaknya di masa yang akan datang, generasi berkualitas pun menjadi nihil

7. Jika tak mampu membuat ibu hamil gembira, setidaknya jangan buat ia berduka dan nelangsa

8. Ibu hamil memang emosinya sangat sensi. Tapi bagi suami yg peduli malah terlihat makin seksi grin emotikon

9. Jika ibu hamil nampak emosi, hibur ia dengan apapun yg ia suka selama tak bertentangan dgn agama. Belikan galaxy S5 misalnya grin emotikon

10. Menggembirakan ibu hamil adalah bagian dari kontribusi kita menciptakan generasi istimewa. Kita pun kecipratan pahala

11. Jika ibu hamil mengesalkan hati, bersabarlah. Ini proses yg tak lama. Bisa jadi ini pintu surga bagi kita

12. Jika bermasalah dengan ibu hamil, datangi suaminya. Selesaikan dengan bijaksana. Ibu hamil sudah cukup berat masalahnya dgn beban dalam rahimnya

13. Hak ibu hamil apa saja? Alquran mencatat setidaknya ada 3 : makan yg enak, minum yg nikmat dan bersenang2 ( Maryam : 26)

14. Maka ngidam bagi hamil itu boleh selama wajar. Jangan ngidam nabok presiden SBY. Ini kurang ajar smile emotikon

15. Dahulukan kebutuhan ibu hamil dalam banyak hal. Persilahkan ia duduk nyaman saat di bis penumpang banyak berjejal

16. Persilahkan ibu hamil makan terlebih dahulu meskipun kita sama2 lapar. Jika perlu beri jatah makanan yg kita punya demi senangkan hatinya

17. Beri kejutan hadiah pada ibu hamil, dapat pahala berlipat ganda. Sebab menyenangkan hati orang lain itu berpahala terlebih bagi ibu hamil

18. Kultwit ini khusus saya persembahkan bagi istri saya yg lagi hamil anak keempat. Bantu saya tuk gembirakan hatinya yg sedang hamil berat

19. Jika kelak muncul dari rahim istri saya generasi hebat, maka siapapun yg menggembirakannya saya doakan dapat pahala berlipat

20. Jika ia sedang sedih, bagi yg kenal dengannya tolong gembirakan dan hibur ia di saat saya tak di sisinya

21. Jika ia butuh makanan atau minuman yang ia suka, silahkan belikan. Tagihannya ke saya aja. Mudah2an bisa dicicil berjangka smile emotikon

22. Jika ada masalah personal dengannya, bersabarlah. Marah-marahnya ke saya aja. Saya siap menampung emosi anda smile emotikon

23. Teruntuk isteriku, bergembiralah. Ini saatmu bersenang-senang. Biarkan aku yg tanggung susahnya meski tak seberapa dengan yang kau rasa

24. Dan bagi siapapun yang sedang hamil, bersenang-senanglah. Buat rahimmu layaknya surga yang nyaman bagi buah hati tercinta

25. Mari berdoa dan berupaya sungguh-sungguh agar ibu hamil di sekitar kita selalu gembira. Jadikan Anda aktor penggeraknya.

Aduuuuh, asyiknya ya kalau begini. Berdoalah agar Allah memampukan para suami untuk memperlakukan buntikmil (bunda cantik yang lagi hamil) dengan sebaik2 perlakuan, menggembirakan tatkala sedih, menghibur di kala duka, membersamai dikala lara, pun menguatkan di kala down, dan senantiasa membersamai di kala lemah yang bertambah-tambah.

 Saya, Manusia ½ Dosen, takkan berpisah sebelum mengajak berkontemplasi tentang orangtua kita. Ayah, Ibu, Bapak, Emak, sungguh kami merindukanmu. Terimakasih atas semua yang telah terberi, yang pasti takkan pernah bisa terbalas oleh apapun. Kini, ijinkan dan restui kami untuk menyambut kehadiran buah hati kami. Restui kami (belajar) menjadi orangtua…...

 

Achmad M Akung

Courtessy Pict from fauziaputri31.blogspot.com

Wed, 11 Mar 2015 @18:44

Produk baru
Paprika Concept
fresh from Hanindafin
ekspedisi

beli indonesia

 

facebook
pengunjung

Histat

dapurnya hanindafin

Hanindafin on Facebook

Copyright © 2018 Hanindafin · All Rights Reserved