RSS Feed

Sprei Undercover (part 1)

image

Sprei Undercover

….jika ia bisa bercerita, apalagi kalo ia tipikal ‘emberrr’, maka tentu saja ia adalah yang paling pinter ngomongin kita. Paling fashih ngegosip tentang kita. Pertjajalah, bahwa ia adalah bagian yang paling paham tentang kita. Paling ngertiin kita. Paling tau kita, pula rahasia-rahasia bahkan aib yang selama ini kita sembunyikan dari orang lain. Ya, karena ia adalah penyaksi terbesar kehidupan kita.

Bersama sohibnya, kasur, spring bed,  amben, ranjang, dipan atau apapun namanya, ia adalah bagian yang paling sering kita tinggali, diantara sudut2 rumah yang lain. Paling banyak berinteraksi dengan kita.

Kita hitung yuks. Kalau kita mulai tidar jam 8,. Lalu bangun jam 4 pagi, artinya 1/3 waktu kita disaksikan olehnya. 8 jam Itu pun masih akan bertambah, tatkala kita leyeh-leyeh sepulang kerja, sekedar tiduran, atau pun bercengkerama sembari baca buku atau nonton tipi di kamar private kita.

Nah, sekarang baru tau kan….kalo makhluk itu bernama sprei. Ada pula yang menyebutnya bed sheet, sohibnya bernama bed cover.  Ya, sprei yang kadang kita cuekin eksistensinya, kita anggap remeh temeh, dan kita lirik sebelah mata itu, ternyata menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan kita. Wes pokoknya semua di undercover sama makhluk bernama sprei itu….

O iya, kualitas interaksi antara kita dengan sprei ternyata turut mempengaruhi kenyamanan kita menjalani hari-hari, lho. Kalu kualitas istirahat kita bagus, ditemani sprei yang bersih, rapi, wangi, dan cantik dipandang, dengan motif yang memikat hati, kita bisa merecharge energi yang seharian terkuras untuk bekerja. Lebih ciamik lagi kalau diimbangi dengan peningkatan kualitas ibadah, taqwa, kesyukuran dan dedo’a kita, insyaallah kehidupan yang nyaman, sukses, berkah bisa kita gapai dengan sempurna.

Tapi sebaliknya, kita akan sulit beristirahat dengan nyenyak, apabila tidur kita terganggu oleh urusan sprei yang _maaf_ bauknya minta ampun, kaga rapi, berantakan, apalagi kalau bahannya pun berantakan. Dikit-dikit mesti benerin sprei yang lepas dari matrasnya, ngelipet, ngegulung kaga jelas,  acak-acakan, karena ukurannya yang kagak fit (abisnya susah sih cari sprei yang ukurannya fit sama matras ane, hehehe), atau karena bahannya yang agak panas, kasar, berbulu (kayak ulet kali), atau bahkan berpasir (kayak toko bangunan). Bisa-bisa istirahat kita nggak akan sempurna. Bangun tidur malah tambah capek.

Lebih parah lagi kalu pas mau istirahat, kita mesih membawa amarah, suntuk, emosi, dengki, kedegilan, kelicikan, serta perasaan selalu berkekurangan (deprivasi, the lack of). Kita lupa untuk senantiasa bersyukur. Terlebih ketika kualitas interaksi kita dengan Tuhan, pencipta semesta raya ini tidak dijagatingkatkan….Sungguh, hidup yang kita hadapi hanyalah kehidupan yang kemrungsung, seakan-akan dikejar2 sesuatu yang kita sendiri enggak pernah memahaminya…

Nah, untuk urusan sprei, biar kami yang membantu menanganinya (klo yang ini pesan sponsor)…Kontak saja di mari, Hanindafin.com, 2acc4ba4/ 082 3638 56789. Nanti ijinkan tim kami membantu bapak, ibu, adek, kakak, teteh, om dan tante semua dalam hal pergombalan (perkainan), khususnya perihal  perspreian. Oke….salam hangat sehangat sprei keren itu….

 

 

Mon, 25 May 2015 @17:00


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 0+9+4

Produk baru
Paprika Concept
fresh from Hanindafin
ekspedisi

beli indonesia

 

facebook
pengunjung

Histat

dapurnya hanindafin

Hanindafin on Facebook

Copyright © 2018 Hanindafin · All Rights Reserved