...tentang Ayahandamu

image

....tentang Ayahandamu

 

Aduhai gadis,

Adakah engkau telah tempatkan ayahanda, bapak, papa, atau abahmu sebagai “the most valuable man in the world”??? Jika belum, engkau sungguh terlalu....Apalagi jika lelaki agung itu engkau kalahkan sekedar oleh pacar, gebetan, artis, ‘bojo’ atau sesiapapun yang sesungguhnya belum siapa-siapamu itu???

Aduhai gadis, tidak tahukah engkau?

Mungkin takkan pernah terbayang bagaimana lelaku lelaki agung itu membanting tulang untuk menafkahimu, membayar sekolahmu, kesehatanmu, membeli baju untukmu.

Pula, menjemput rizki dengan bertaruh dan mengorbankan segala tentangnya....

 

Mungkin ia nampak kaku di matamu, keras, kasar dan sesekali galak pun bawel di matamu ketika melarangmu berini-itu....Ah, sungguh menjengkelkan...

Namun di balik semua kaku dan galak itu, tahukah kau bahwa ia adalah yang tercemas, yang tertakut dan yang terpeduli jika terjadi apa-apa denganmu....

 

Sungguh, laki-laki agung itu adalah penjaga terbaikmu

Memenangkanmu dengan segala yang ia mampu

Menenangkanmu dari segala gundah gulana itu
Diamnya berisi dedoa bagi bahagiamu

Bahkan dalam tidurnya, mimpinya pun tentang kebaikan hidupmu...

 

Wahai gadis,

Tidak tahukah engkaubahwa Ayahmu lah pria yang paling bisa engkau andalkan

Terkadang, malamnya dihabiskannya dengan terjaga

Berjaga karena tak rela satu pun nyamuk usik tidurmu

Ia menggendongmu, menimangmu dan meninabobokkanmu kala belia dahulu...
Di sepertiga malam, khusyuk ia bermohon, bukan tentangnya, tapi tentang bahagiamu.

Sungguh....jasa dan cintanya tak kan pernah habis terperbincangkan...

Lelaki agung itu telah memilihkan perempuan terbaik, taman terindah sebagai tempatmu disemaikan dan bertumbuh... Ya, ia adalah ibundamu....Lelaki agung itulah yang menjaga dan membersamai ibundamu dalam segenap suka-duka, tawa, canda, pun lara mereka...

 

Suatu hari nanti, dengan berat hati, lelaki agung itu akan berikan “the most valuable man in the world” pada seorang pria terhormat yang beruntung mendapatkan restu meminangmu. Ya, teramat berat ia melepasnya, tersebab sejuta khawatir dan gundah-gulana, jikalau puteri kesayangannya tidak dijaga dengan sebaik-baik penjagaan seperti yang pernah ia lakukan kepadamu....

 

Maka jika engkau sungguh mencintai ayahmu, maka pantaskan dirimu untuk mendapatkan lelaki tangguhterbaik yang akan menjagamu lebih hebat dan mencintaimu dalam segalamu. Jangan engkau khianati cintanya dengan serahkan dirimu kepada laki-laki lain yang hanya akan mengundang murka dan dukanya...

 

Senyampang masih ada waktu, sapa dan cintailah ayahandamu yang mungkin telah beranjak senja dan rapuh itu dengan hati, jiwa dan raga yang sepenuh seluruh.

Titip salamku untuk lelaki agung itu....

Sungguh, aku ingin belajar menjadi sebagaimana beliau adanya, memandumu dengan sepenuh kalbu...

 

Namun, jika ia telah tiada, berpulang ke haribaan Sang Pencipta, maka kenanglah lelaki agung itu dalam doa dan cinta, agar Tuhan berikan sebaik-baik balasan pahala, sebaik-baik tempat berpulang, seindah-indah tempat kembali, dalam haribaan rahman-rahim Ilaahi Rabbi...

Aamiin...aamiin...aamiin

(The Art of Fathering #Manusia ½ Dosen)

Wed, 30 Sep 2015 @18:52

ekspedisi

beli indonesia

 

facebook
pengunjung

Histat

dapurnya hanindafin

Hanindafin on Facebook

Copyright © 2018 Hanindafin · All Rights Reserved